Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Posted on Mei 25, 2020 | 0 comments

Pidato dengan teks, haramkah ?

MotivorIndonesia | Perdebatan antara suka dan tidak suka, antara pro dan kontra mengenai menggunakan ‘contekan’ saat debat pilpres tanggal 17 januari, antar paslon ( Joko Widodo – Ma’aruf Amin versus Prabowo – Sandiaga ), terus memenuhi dunia maya. Seperti berbalas pantun, kedua kubu saling beradu argumen mengenai contekan yang di gunakan saat debat.

Apakah membawa contekan saat debat, presentasi atau public speaking merupakan sebuah ketabuan ? atau contekan adalah indikasi bahwa seseorang tidak memahami masalah yang sementara di bahas ?

“Salah”

Sah-sah saja seseorang membawa contekan atau menyontek saat memaparkan atau membahasa topiknya. Namun, penting untuk di perhatikan adalah fokus utama haruslah kepada audiens dan bukannya ke catatan yang dibawa.

Lalu, kapan anda dapat membawa catatan saat presentasi ?

1. Masalah

Anda dapat membawa catatan apabila yang anda bahas merupakan materi bahasan yang kompleks serta tingkat sensifitasnya tinggi sehingga catatan akan menghindarkan anda keluar dari topik atau memberikan penjabaran yang keliru

Baca Juga : 10 Kegagalan Penyaji Materi dalam presentasi

2. Data

Jika materi bahasan anda berisi data-data yang harus anda sajikan atau sampaikan dimana sulit bagi anda untuk menghafal data-data tersebut sementara saat presentasi atau pidato anda tidak tersedia proyektor. Untuk menghindari kesalahan penyebutan data, maka anda dapat menyontek catatan yang berisi data-data tersebut.

3. Materi baru

Catatan juga akan memudahkan anda dan melancarkan anda membahas materi bahasan yang jarang anda bawakan.

Semoga bermanfaat !!!

Demikian dari saya Ongky Hojanto
Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan
Penulis buku best seller Public Speaking Mastery

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x