Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Apr 17, 2018 in Articles | 0 comments

8 Manfaat Belajar Public Speaking

“One Cannot Not Communicate” Paul Watzlawick (July 25, 1921 – March 31, 2007) adalah seorang family therapist, psychologist, communications theorist, and philosopher.

Paul Watzlawick  berpendapat bahwa setiap perilaku juga adalah sebuah komunikasi (non verbal) sehingga mau tidak mau, setiap manusia akan berkomunikasi baik dengan bahasa tubuh ataupun dengan kata-kata (verbal).

Contoh : saat anda mengajak anak anda untuk pergi makan, sementara sang anak lagi asik nonton televisi, mungkin tidak akan mengerutuh karena takut dimarahi, akan tetapi mimik wajahnya mencerminkan keengenan untuk beranjak dari depan televisi. Anak anda tidak mengatakan bahwa ia masih mau nonton televisi, akan tetapi dari mimik wajah dan bahasa tubuhnya anda tahu, bahwa sebetulnya ia masih kepengen nonton televisi, betul ?

Selain komunikasi secara perorangan (one on one) komunikasi massal (one to many) atau public Speaking juga merupakan unsur penting atau sebuah keahlian penting untuk dipelajari.

Webster third new international dictionary mendefinisikan Public Speaking sebagai :

A. Proses berbicara didepan umum

B. Seni ilmu pengetahuan tentang komunikasi lisa yang efektif dengan pendengar

Menurut saya  ada 8 hal yang membuat anda harus Belajar Public Speaking, khususnya dalam bentuk presentasi, pidato atau orasi :

1. Public speaking adalah momok yang menakutkan sehingga banyak orang yang akan menghindari hal ini. Orang America lebih berani MATI dari pada berbicara di depan umum  – The People’s Almanac book of list

2. IQ hanya menyumbang 20% terhadap kesuksesan & 80% disumbangkan oleh kecerdasan lain, termasuk Kecerdasan Emosional (EQ) – Dr.Daniel Goleman.Ph.D dalam bukunya, Emotional Intelligence (terjual 5 juta kopi dan di translate ke 40 bahasa). Salah satu kecerdasan dalam (EQ) adalah komunikasi lisan

3. Employment Research  Institute tahun 2005 mengungkapkan hard skill hanya berkontribusi sebesar 18% terhadap kesuksesan seseorang. Sisanya, 82%, disumbangkan oleh kemampuan-kemampuan yang disebut soft skill. Salah satu komponen adalah kemampuan komunikasi lisan

4. Survey National Association of Colleges and Employers  tahun 2002 di AS dengan subjek penelitian 457 pimpinan menyatakan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting di dunia kerja. Jauh lebih penting soft skill, yang antara lain berupa kemampuan komunikasi, kejujuran, kerja sama, motivasi, adaptasi, dan interpersonal lain dengan orientasi nilai yang menjunjung kinerja yang efektif.

5. Penelitian Asosiasi MBA dunia terhadap lulusan program MBA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah soft skill lebih berperan dalam peningkatan karir. Salah satu komponen soft skill adalah kemampuan komunikasi lisan

6. Survey oleh Thomas J Neff dan James M Citrin (1999) dalam buku mereka berjudul Lesson FromThe Top. Kepada 50 nama orang-orang mereka orang tersukses di Amerika. Menemukan 10 rahasia sukses mereka (Ten Common Traits of the Best Business Leaders ): Passion , Intelligence and clarity of thinking, Great communication skills 

7. Paul A. Argenti, Professor of Management and corporate communication Tuck School of Business at Dartmouth mengatakan : “If you want to be a leader, you had better be able to communicate.”

8. Public Speaker dalam hal ini Motivator atau Trainer adalah profesi termahal diIndonesia saat ini. Para pembicara TOP Indonesia dibayar kisaran 30-120 juta untuk 3 jam – 8 jam seminar.

 

 

shareSeriale Online

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

 

Demikian dari saya Ongky Hojanto

Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan

Penulis buku best seller Public Speaking Mastery

Mau tingkatkan kemampuan public speaking anda ? Klik www.publicspeakingacademy.co.id

Dan anda bisa konsultasi workshop public speaking ke :

Ms Eli 08113440909 /Ms Tya 08113490909

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *