Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Empat Pilar Komunikasi yang Menjadi Kunci Mengatasi Krisis Internal Perusahaan

Motivator | Pembicara “Like a human being, a company has to have an internal communication mechanism, a ‘nervous system’, to coordinate its actions.” – Bill Gates

Pandemi membuat dunia dalam kondisi serba ketidakpastian, termasuk di lingkungan kerja. Terjadi PHK dimana-mana dan membuat kondisi menjadi kacau. Semua orang menghadapi tekanan dan ketakutan yang sama, tapi lihatlah ini sebagai sebuah tantangan. Bagaimana memperbaiki hubungan antara perusahaan dan karyawannya di tengah kekacauan akibat pandemi ini? Jawabannya adalah mengandalkan komunikasi.

Ada empat pilar utama dalam komunikasi yang bisa diandalkan yaitu :

Empati

Setiap orang memiliki kebutuhan dan mekanisme koping yang berbeda untuk menyeimbangkan kehidupan ‘new normal’ dalam kehidupan kerja. Banyak karyawan yang bekerja sambil mengajar anak; mengeluarkan biaya tambahan untuk pemeriksaan rutin yang sebelumnya tidak pernah dilakukan; sulit menabung karena pengeluaran justru bertambah di tengah pandemi. Banyak karyawan yang merasa stres dan menjadi lesu.

Sebagai pimpinan, Anda bisa menunjukkan empati lewat tindakan sederhana. Bisa dengan menyemangati mereka, menanyakan kabar atau selalu mengingatkan untuk menjaga kesehatan lewat telepon atau chat. Di masa krisis seperti ini, penting untuk ‘mendengarkan’ karena dapat berdampak besar pada masa depan perusahaan.

Edukasi

Informasi dan edukasi sangat penting dalam membangun kepercayaan. Penting untuk konsisten mengedukasi sebanyak mungkin informasi yang diperlukan. Apakah ada perubahan kebijakan atau manfaat yang perlu Anda sampaikan? Perubahan prosedur kantor? Apakah Anda bisa menjamin kesehatan karyawan?

Baca juga : Tips meningkatkan penjualan lewat presentasi virtual

Anda bisa mulai dari Langkah kecil, seperti selalu mengirim email setiap ada pembaruan infromasi. Langkah ini menunjukkan perhatian dan komitmen Anda untuk memenuhi kebutuhan karyawan. Jika dilakukan secara konsisten akan menciptakan aliran informasi yang tepercaya dan positif, sehingga lebih sedikit risiko untuk salah tafsir dan produktivitas tim menjadi lebih tinggi.

Engagement

Produktivitas akan turun untuk sementara waktu adalah hal wajar. Buatlah standar baru yang sesuai dengan situasi saat ini dan komunikasikan pada karyawan untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkannya setiap minggu. Bisa mulai dengan memberikan tugas-tugas yang sederhana, lalu secara bertahap ke tugas-tugas yang lebih besar. Mendahulukan kebutuhan karyawan akan membuat mereka merasa lebih didukung dan lebih terlibat dengan pekerjaan yang ada.

Evaluasi

Bersikaplah proaktif dalam meminta feedback, karena sikap ini menunjukkan bahwa Anda peduli dengan kebutuhan mereka dan selalu berusaha membuat segalanya lebih baik. Apa yang mereka harapkan ketika bekerja di perusahaan Anda? Apakah ada manfaat yang tidak Anda berikan yang mereka butuhkan? Saat ini bukan waktunya untuk mengabaikan kebutuhan karyawan, karena dapat mempengaruhi kualitas kerja mereka.

Saat mengalami krisis, tidak cukup hanya mengeluarkan informasi. Anda perlu memastikan bahwa informasi sampai pada karyawan dan apa yang mereka tangkap dari informasi tersebut sesuai dengan yang Anda maksud. Disinilah peran komunikasi, untuk memastikan informasi diterima pada orang yang tepat sesuai yang dimaksud si pengirim pesan.

Semoga bermanfaat !

Translator : PL

Untuk menanyakan mengenai Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Cheristine 0811 3440 909

Sumber: https://www.forbes.com/sites/forbeshumanresourcescouncil/2020/05/29/four-pillars-of-communication-in-times-of-chaos/?sh=1e8ae321445e

Share on linkedin
LinkedIn
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x