Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

6 Hambatan Dalam Berkomunikasi Yang Harus Dihindari

Motivator | Pembicara “Communication works for those who work at it.” – John Powell

Anda berkomunikasi dengan banyak orang sepanjang hari. Bisa melalui obrolan, ekspresi dan bahasa tubuh, media sosial, email, telepon, dll. Anda mengandalkan keterampilan komunikasi untuk memelihara hubungan pertemanan, merencanakan liburan, memperbaiki hubungan dengan pasangan, memesan makanan, membeli kendaraan, mengungkapkan pendapat, meminta bantuan, bernegosiasi, mencari pekerjaan, dan masih banyak lagi.

Terlepas dari jenis komunikasinya, verbal, non-verbal, tertulis, mendengarkan atau visual, jika kita tidak berkomunikasi secara efektif, kita dapat merugikan diri kita sendiri bahkan orang lain. Selain hambatan fisik dan teknis, ada enam hambatan lainnya yang harus kita hindari dan cari solusinya. Apa sajakah itu?

1. Ketidakpuasan atau Acuh dengan Pekerjaan Sendiri atau Orang Lain

Jika Anda tidak suka atau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan Anda, Anda akan sulit untuk berkomunikasi, baik dalam hal memberi dan menerima. Dengan kata lain, Anda mengerjakan sesuatu tanpa hati. Hambatan ini mungkin yang paling sulit untuk diatasi karena melibatkan perubahan pola pikir, dan biasanya baru akan berubah ketika Anda atau orang tersebut pergi.

2. Ketidakmampuan untuk Mendengarkan Orang Lain

Aktif mendengarkan merupakan aspek penting dari komunikasi yang efektif. Anda tidak dapat terlibat dengan seseorang jika Anda tidak mendengarkan mereka karena Anda akan cenderung membuat asumsi tentang kebutuhan mereka berdasarkan persepsi Anda dibandingkan kenyataannya.

Baca juga : Keuntungan komunikasi tatap muka

3. Kurang Transparansi & Kepercayaan

Sangat sulit untuk mengkomunikasikan apapun ketika tidak ada transparansi dan kepercayaan. Misalnya, jika staf Anda yakin Anda menyembunyikan sesuatu, mereka akan cemas, beberapa akan berspekulasi, dan akibatnya, akan lebih sulit bagi mereka untuk memproses setiap upaya yang Anda lakukan untuk berkomunikasi dengan mereka.

4. Perbedaan Gaya Komunikasi

Setiap orang memiliki gaya komunikasinya masing-masing. Beberapa orang suka to the point, sementara yang lain lebih suka pendekatan tidak langsung. Beberapa menggunakan data yang detail, sementara yang lain mengandalkan generalisasi, dan sebagainya. Terkadang, seseorang bisa sangat bersemangat saat berkomunikasi dengan mereka yang memiliki gaya komunikasi yang sama, namun kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang menggunakan gaya komunikasi yang berbeda.

5. Konflik di Tempat Kerja

Konflik dapat terjadi karena berbagai alasan dan ketika itu terjadi, hal itu menjadi penghalang bagi komunikasi yang efektif. Sifat konflik belum tentu penting, yang penting adalah upaya menyelesaikan konflik. Ketika konflik tidak diberantas, konflik itu tumbuh dan kemudian orang-orang mulai memihak, yang selanjutnya menghambat komunikasi yang efektif.

6. Perbedaan Budaya & Bahasa

Penting untuk memahami perbedaan budaya dalam komunikasi, karena jika Anda tidak berhati-hati maka dapat berisiko menyinggung orang lain. Akibatnya komunikasi bisa terputus dan fatalnya bisa merusak reputasi Anda juga.

Sebagai seseorang yang sangat mengandalkan komunikasi dalam setiap aspek kehidupan, Anda harus mampu merefleksikan keterampilan komunikasi Anda sendiri. Mulailah dengan daftar di atas dan dengan banyak berlatih akan membantu Anda mengasah keterampilan komunikasi Anda.

Semoga bermanfaat !

Translator : PL

Untuk menanyakan mengenai Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Cheristine 0811 3440 909

Sumber: https://drexel.edu/goodwin/professional-studies-blog/overview/2018/July/6-barriers-to-effective-communication/

Share on linkedin
LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x