Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Tampil Percaya Diri Lewat Bahasa Tubuh

Motivator | Pembicara “Language is a more recent technology. Your body language, your eyes, your energy will come through to your audience before you even start speaking.” – Peter Guber

Kita semua harus menghadapi ketakutan kita, jika kita ingin mengatasinya. Tidak ada cara lain dan tidak ada persiapan yang akan menghilangkan semua rasa takut. Pada titik tertentu, kita hanya perlu melakukannya terus-menerus sampai kita terbiasa berkomunikasi dengan orang-orang secara teratur.

Bagaimana Memproyeksikan Kepercayaan Diri melalui Bahasa Tubuh?

Komunikasi bukan hanya tentang kata yang diucapkan. Komunikasi non-verbal seperti bahasa tubuh dan ekspresi wajah juga penting saat berkomunikasi langsung. Terdengar sulit? Bagaimana saya bisa belajar atau melakukan semua hal itu sambil berbicara?

Sebenarnya sebagian besar indikator non-verbal ini di ambil oleh alam bawah sadar kita, dan berkontribusi pada kesan yang di tangkap audiens terhadap kita sebagai pembicara.

Ketika membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi, ada 5 hal yang dapat dilakukan pada tahap awal :

1. Tetap diam dan jangan gelisah

2. Pertahankan postur tubuh yang baik, jangan membungkuk

3. Fokus pada percakapan

4. Jangan menyilangkan tangan, karena terlihat defensif atau tertutup

5. Jangan memakai kacamata hitam yang menghalangi orang lain melihat mata Anda

Baca Juga : Menghentikan Kebiasaan Buruk Dalam Presentasi

Saat mendengarkan seseorang dalam percakapan, pertimbangkan bahasa tubuh mereka sebagai feedback terhadap apa yang Anda katakan. Contohnya sebagai berikut :

1. Ambil isyarat dari pendengar

Apakah mereka mengerti Anda? Ini akan tergantung pada feedback dari bahasa tubuh dan gerak tubuh mereka. Apakah mereka menyilangkan tangan, mengubah ekspresi wajah atau mengerutkan kening saat Anda mengatakan sesuatu?

Anda akan mendeteksi isyarat-isyarat ini dalam percakapan dari bahasa tubuh mereka, sehingga dapat menyesuaikan ucapan Anda atau mengajukan pertanyaan untuk mengetahui lebih lanjut.

2. Jadilah diri sendiri dan hormati lawan bicara

Tenang, jadilah diri sendiri dan tulus dalam semua komunikasi. Jangan menempatkan diri Anda lebih tinggi atau lebih rendah dari lawan bicara. Tunjukkan dengan bahasa tubuh seperti:

  • Jangan gelisah
  • Jangan melihat ke lantai
  • Jangan terlalu menjelaskan atau berbicara terlalu banyak
  • Jangan menyela orang saat berbicara
  • Jangan terlihat stres atau mengerutkan wajah
  • Jangan akhiri kalimat dengan pertanyaan
  • Jangan ragu untuk mengungkapkan pendapat atau ide Anda ketika ditanya
  • Jangan terlalu banyak berpikir atau selalu memikirkan diri sendiri

3. Hindari berbicara terlalu cepat

Jangan mencoba mengemukakan pendapat atau ide Anda terlalu cepat. Ketiga gugup alam bawah sadar dapat membuat Anda berbicara lebih cepat sehingga Anda perlu memperlambat dan sering mengambil jeda untuk memastikan lawan bicara menangkap pesan Anda.

4. Jangan takut terhadap penilaian orang lain

“Bagaimana jika saya mengacaukan acaranya? Saya akan menjadi bahan tertawaan.”

Sadarilah bahwa audiens memiliki lebih banyak hal penting yang dipikirkan daripada hanya fokus pada penampilan Anda di atas panggung. Anda harus tetap optimis dan positif, tenang dan jangan banyak bergerak.

Kepercayaan diri saat berkomunikasi bisa dibangun dengan cara terus berlatih. Dengan apa? Tentu dengan banyak berkomunikasi. Semakin sering melakukan komunikasi, maka kepercayaan diri Anda akan terbangun.

Untuk menanyakan mengenai Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Isabelle 0811 3440 909

Semoga Bermanfaat!

Share on linkedin
LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x