Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Mengatasi Demam Panggung Di Depan Audiens Berskala Besar

Motivator | Pembicara “The success of your presentation will be judged not by the knowledge you send but by what the listener receives.” – Lilly Walters

Sebagai pembicara, sudah menjadi bagian dari pekerjaan, untuk tampil di depan audiens berapapun jumlahnya. Mungkin bagi beberapa orang, jumlah audiens akan mempengaruhi penampilan, namun banyak atau sedikit audiens, yang harus Anda lakukan sama seperti ketika Anda sedang berbicara dengan teman atau kolega saja yaitu tetap santai.

Tapi, rasa takut berbicara di depan orang banyak memang tidak bisa di hindari. Itu merupakan hal yang wajar dan bisa di alami oleh semua orang, termasuk pembicara profesional.

Berikut adalah 4 Tips mengatasi demam panggung di depan audiens :

1. Harus Memiliki Tujuan yang Spesifik dalam Pidato Anda

Hal pertama yang harus di lakukan, jika Anda ingin menjadi pembicara yang efektif adalah memiliki tujuan yang spesifik. Sadarilah bahwa tidak sulit untuk berbicara di depan banyak orang, tetapi Anda harus fokus.

2. Pikirkan Tentang Apa yang Anda Ingin Orang Lakukan atau Pikirkan

Apa yang sebenarnya Anda ingin orang lakukan setelah presentasi Anda? Apakah Anda ingin mereka meminta kartu nama atau meminta informasi lebih lanjut tentang layanan atau produk Anda? Anda harus memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang apa sebenarnya tujuan Anda, baru dapat mengetahui apa yang harus di katakan.

Baca Juga : 5 Cara Mengelola Emosi

3. Siapkan Maksimal 5 Ide Utama

Pikirkan setiap poin pesan yang ingin Anda sampaikan kepada audiens. Prioritaskan dan persempit maksimal menjadi lima topik saja dan Anda harus benar-benar fokus hanya pada lima ide kunci atau lima pesan tersebut. Jika terlalu banyak akan membuat Anda dan audiens kehilangan fokus dan justru tidak mendapatkan pesan intinya.

4. Menyelipkan Cerita Di balik Setiap Pesan

Yang membuat seorang pembicara di katakan hebat karena mereka mampu membuat cerita untuk menyempurnakan pesannya agar lebih mudah di pahami audiens, untuk mengilustrasikan setiap poin ide sehingga audiens dapat mengingatnya.

Pembicara yang hebat mampu beradaptasi dengan pola pikir audiens dan itulah yang harus Anda lakukan. Jadi, Anda harus mencari tahu ide yang ingin Anda komunikasikan, lalu pikirkan tentang bagaimana Anda dapat menggunakan cerita untuk membuatnya menjadi hidup.

Cerita tidak harus lucu dan emosional. Sederhananya, seperti Anda menceritakan percakapan nyata yang pernah Anda lakukan dengan orang sungguhan. Apa yang di katakan, apa yang orang itu katakan kepada Anda, apa respon Anda,dan bagaimana perasaan Anda tentang itu.

Untuk menanyakan mengenai Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Isabelle 0811 3440 909

Semoga Bermanfaat!

Share on linkedin
LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x