Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Jenis-Jenis Cerita Saat Public Speaking

Motivator | Pembicara “The basic unit of communication is not the word but the idea” –Michael Landrum

Dalam memulai sebuah presentasi atau public speaking, mungkin Anda sering kali merasa kesulitan dalam menendukan ide apa yang akan Anda tuangkan pada presentasi tersebut. Sering kali Anda memikirkan apa yang akan Anda gunakan saat pembukaan dan juga penutupan public speaking Anda agar dapat menerik perhatian audiens.

Sebenarnya, Anda tidak perlu bepikir keras untuk menentukan ide yang akan Anda gunakan untuk pembuka presentasi Anda. Cerita yang Anda bawakan di awal presentasi bisa menjadi sebuah pembuka yang akan menarik perhatian audiens jika cerita tersebut menarik.

Personal Story, Historical, dan juga Perumpamaan atau yang bisa disebut juga PHP. Adalah tiga jenis cerita yang dapat Anda gunakan untuk membuka presentasi Anda.

Baca juga : Mengatur volume suara saat presentasi

Berikut adalah penjelasan PHP dalam public speaking :

1. Personal Story

Merupakan cerita dari pengalaman Anda yang ada kaitannya dengan point bahasan Anda dalam presentasi tersebut. Anda dapat memceritakan hal-hal yang pernah Anda alami sebelumnya yang sehubungan dengan inti dari materi. Misal, jika Anda akan membahas mengenai ketakutan yang di alami saat public speaking, maka Anda dapat membuka presentasi tersebut dengan menceritakan jika dulu pun Anda merasa takut saat akan berbicara di depan umum.

2. Historical

Merupakan jenis cerita menggunakan cerita orang lain dalam pembukaan presentasi Anda. Seperti seorang tokoh, teman, atau sahabat Anda yang memiliki pengalaman yang memiliki korelasi hubungan dengan materi yang akan Anda bawakan. Misal, jika Anda akan membahas mengenai cara membangun karir dari nol, maka Anda dapat menceritakan kisah Jack Ma yang merupakan seorang pengusaha sukses asal China yang kini menjadi jajaran orang terkaya di dunia dulu pernah di tolak bekerja di kedai makanan cepat saji.

3. Perumpamaan

Selain menggunakan cerita-cerita yang di alami secara nyata oleh diri Anda atau juga orang lain, Anda juga dapat menggunakan sebuah metafora atau perumpamaan untuk membuka presentasi atau public speaking Anda. Perumpamaan yang Anda gunakan nantinya akan memperkuat point bahasan yang sementara Anda sedang sampaikan.

Setelah mengetahui ketiga jenis cerita tersebut, Anda tidak perlu lagi risau dan bingung untuk memikirkan bagaimana Anda membuka presentasi atau public speaking Anda. Ayo lakukan ketiga jenis cerita tersebut sebagai pembuka untuk presentasi Anda agar lebih menarik dan disukai audiens.

Semoga bermanfaat!

Untuk informasi Seminar dan Pelatihan lainnya hubungi Mrs. Isabelle Anjani 08113440909

Share on linkedin
LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x