Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Formula E Dalam Public Speaking

Motivator | Pembicara | Public Speaking Eeee, emmm, hmmm, maka, anu, kemudian, dan banyak kata sejenis lainnya adalah beberapa contoh dari kata-kata yang mungkin sering Anda ucapkan saat tengah presentasi atau public speaking. Beberapa contoh kata tersebut disebut juga sebagai Filler Words, atau dapat diartikan juga sebagai kondisi dimana Anda bingung dan tidak tahu ingin berbicara apa di tengah presentasi atau public speaking sehingga mengatakan kata-kata tersebut.

Hal seperti ini tentu sering kali terjadi, bahkan seorang pembicara profesional sekalipun. Ada beberapa cara untuk mengatasi filler words agar Anda bisa membawakan presentasi dengan baik dan elegan di depan audiens yang hadir. Namun, sebelum membahas cara untuk mengatasinya, Anda harus tahu terlebih dahulu apa penyebab dari Filler Words.

Baca juga : Gimmick online saat public speaking

Berikut ini adalah 3 penyebab filler words :

1. Kehati-hatian

Terlalu berhati-hati dalam memilih kata-kata yang akan Anda ucapkan akan memberikan ruang antara kalimat sebelumnya dan juga kalimat yang akan Anda ucapkan selanjutnya. Pada waktu jeda tersebut lah Anda akan kebingungan untuk mengatakan apa sehingga terjadilah filler words.

2. Kurang persiapan

Kurangnya persiapan Anda untuk membawakan presentasi atau public speaking tersebut membuat Anda menjadi gugup dan bingung. Di saat Anda gugup dan bingung ini lah, Anda tidak tahu akan mengatakan apa. Sehingga pilihannya jatuh untuk mengucapkan eee, hmm, selanjutnya, dan lain sebagainya.

3. Kurang memahami materi

Hampir sama dengan kurang persiapan, namun bedanya jika Anda kurang memahami materi yang akan Anda bawakan pada presentasi atau public speaking tersebut maka Anda akan membutuhkan beberapa waktu untuk melanjutkan ucapan Anda ke kalimat berikutnya.

Dari ketiga poin di atas, dapat disimpulkan bahwa persiapan adalah hal terpenting yang harus Anda lakukan dengan baik sebelum acara di mulai. Memahami materi apa yang akan Anda bawakan juga merupakan sebuah hal yang tidak kalah penting agar audiens melihat Anda sebagai seorang pembicara yang handal akan materinya.

Maka dari itu, ayo hindari ketiga hal tersebut agar presentasi atau public speaking Anda terhindar dari yang namanya filler words.

Semoga bermanfaat!

Share on linkedin
LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x