Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

APA ITU “NEGATIVE BODY LANGUAGE”?

“The most important thing in communication is hear what isn’t being said”- Peter Drucker

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | APA ITU “NEGATIVE BODY LANGUAGE”?

Melalui bahasa tubuh, orang secara sadar dan tidak sadar dapat berkomunikasi dan menyampaikan emosi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Sangat penting memperhatikan bahasa tubuh anda saat dalam presentasi atau dalam sebuah acara formal, karena orang-orang atau audience akan sangat memperhatikan anda, jangan sampai anda membuat kesan buruk tentang diri anda sendiri dalam pikiran orang-orang. Body language sendiri berfungsi menambah efektivitas pembicaraan bila dilakukan dengan tepat dan pada porsinya. 

Berikut beberapa bahasa tubuh yang negatif dalam komunikasi non-verbal : 

Baca juga : 3 Tipe komunikasi Efektif

  1. Ekspresi wajah yang minim 

Jika Anda mencoba untuk tidak memperlihatkan ekspresi wajah apapun, hal itu mungkin dianggap Anda menyembunyikan sesuatu. Ekspresi wajah yang terbatas juga bisa diartikan sebagai taktik intimidasi atau Anda tidak tertarik dengan percakapan tersebut. Demikian pula, jika Anda tetap menatap lantai atau jarang melakukan kontak mata dengan seseorang, hal ini dapat menunjukkan bahwa Anda merasa tidak nyaman, pemalu, atau bahkan tidak jujur.

  1. Berkedip cepat

Mata Anda sering kali mengungkapkan banyak hal tentang apa yang Anda atau orang lain rasakan atau pikirkan. Saat Anda berinteraksi dengan seseorang, pertimbangkan gerakan matanya. Meskipun berkedip adalah hal yang normal, berkedip cepat seringkali menunjukkan tekanan atau ketidaknyamanan pada situasi tertentu. Sebaliknya, jarang berkedip mungkin menandakan bahwa Anda sengaja mengontrol kedipan Anda untuk mengelabui orang di sekitar Anda. Misalnya, jika Anda adalah bagian dari permainan poker, Anda mungkin berusaha untuk lebih jarang berkedip agar tidak menghilangkan kegembiraan Anda karena mendapatkan kartu yang bagus.

  1. Tangan di pinggang

Berdiri dengan tangan di pinggul mungkin menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda merasa memegang kendali, terlihat sombong/angkuh. Ingatlah bahwa meskipun Anda merasa kuat, gerakan tubuh ini lebih baik dihindari.
Jika anda membuat kesan angkuh dan sombong pada rekan kerja anda, mereka kemungkinan besar akan menghindari anda, dan membuat anda kesulitan di lingkungan kerja. 

  1. Mengetuk-ngetuk benda atau meja dengan tangan

Mengetukkan jari dengan cepat pada suatu permukaan secara terus-menerus, dapat menunjukkan bahwa Anda bosan, tidak sabar, atau frustrasi. Anda terlihat ingin buru-buru, dan sudah pasti terkesan tidak mendengarkan apa yang sedang dibicarakan.

Bahkan jika Anda terus menerus mengacak-acak rambut atau menyentuh wajah berulang kali saat wawancara kerja, itu menunjukkan rasa gugup anda, rasa tidak percaya diri, dan dari rasa gugup anda ini akan membuat orang lain pun akan ikut merasa tidak yakin atau tidak percaya pada anda. Tidak mungkin mempercayai orang yang bahkan tidak mempercayai dirinya sendiri bukan? 

Artikel ini terinspirasi dari: Indeed-career guide

Mari tingkatkan kemampuan komunikasi diri anda dengan klik https://ongkyhojanto.com/atau untuk menanyakan mengenai training motivation mastery atau training public speaking silahkan hubungi wa.me/6281271940909

Klik disini:  Bangkit dari kegagalan

LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x