Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Cinta Itu Datang Dari Mata

“You don’t get a second chance to make a good first impression”.


Motivator | Pembicara | Public Speaking Indonesia | Cinta Itu Datang Dari Mata


Penulis AS dan ilmuwan perilaku Vanessa Van Edwards telah menerbitkan sebuah studi tentang pengaruh kesan pertama pada popularitas pembicaraan TED Talks. 760 peserta sukarelawan menilai pembicara berdasarkan kesan pertama Mereka. Itu mengarah pada kesimpulan berikut: “Studi Kami menunjukkan bahwa 7 detik pertama menentukan apakah Kita menyukai pembicara atau tidak – dan itu sangat sedikit hubungannya dengan kata-kata.”


Hal ini menjadi tantangan bagi Kamu yang berbicara didepan public karena di 7 detik pertama Kamu harus dapat membuat audiens menyukaimu. Italian research team pada tahun 2012, menemukan bahwa otak sangat fokus pada menentukan kepercayaan pada orang yang baru di temui.


Baca juga : BICARA APA YANG ANDA PAHAMI
Ini masuk akal dari perspektif evolusi. Mampu dengan cepat membedakan teman dari musuh dapat menjadi vital dalam situasi tertentu. Otak juga mengevaluasi status sosial yang dirasakan. Dalam sepersekian detik, menilai kualitas seperti dominasi, dan kompetensi. Kombinasi penilaian ini membantu Kita memutuskan bagaimana Kita akan mendekati orang baru tersebut. Oleh karena itu, penting untuk di perhatikan :


1. Sensory Stimuli
Rangsangan sensorik seperti bahasa tubuh dan suara menentukan dalam milidetik bagaimana orang menilai Kamu termasuk aspek-aspek seperti penampilan, bau badan, ekspresi wajah, gerak tubuh, dan bahasa tubuh dan hal ini terjadi bahkan sebelum wajah dilihat secara sadar.


2. The Primacy Effect
Ini merupakan salah satu aspek dari fenomena yang di sebut “serial-position effect”, dimana teori ini menekankan pada apa yang di ingat pertama kali oleh seseorang saat di tanyai. Kita memiliki kecendrungan untuk menitik beratkan ingatan kepada informasi yang Kita terima terlebih dulu dari pada informasi setelahnya.


3. The Halo Effect
Ini merupakan efek dimana manusia memiliki kecenderungan impresi yang positif kepada seseorang akan mempengaruhi perasaan dan penilaian Kita tetap positif dalam bidang lain dari orang tersebut.


4. The Recency Effect
Ini adalah fenomena memori di mana orang cenderung mengingat informasi terbaru yang Mereka berikan kepada Mereka dengan lebih akurat.


Bagaimana menurut Anda ?
Public speaking adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Mari Tingkatkan kemampuan diri Anda dengan klik https://ongkyhojanto.com/ atau untuk menanyakan mengenai Training Motivation Mastery atau Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Ivena 0811 3440 909.


Demikian Saya Ongky Hojanto
Pakar Public Speaking Indonesia versi koran Kontan
Penulis Buku Best Seller Public Speaking Mastery Versi Gramedia Pustaka Utama
Founder Public Speaking Academy


Klik Disini : Bangkit dari kegagalan
Semoga bermanfaat !

LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest Post

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x