Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Apr 13, 2018 in Articles | 0 comments

Hidup Adalah Pilihan In Action

Hidup Adalah Pilihan In Action

Motivator | Motivator Indonesia | Business Week No. 36/17 Desember 2018 memuat sebuah topik yang menarik tentang peringkat tahunan 50 filantrop AS yang paling dermawan berdasarkan sumbangan mereka dalam lima tahun belakangan. Seperti hal nya tokoh – tokoh terkenal Warren Buffet, Bill dan Melinda Gates, George Soros, Walton Family, Ted Turner serta Oprah Winfrey mengisi daftar kelima puluh filantrop AS yang paling dermawan tersebut.

Pertama kali mereka menyumbang memiliki jumlah yang melebihi kekayaan mereka saat ini. Fakta ini jelas mematahkan asumsi bahwa orang kaya adalah orang yang kikir atau pelit. Mereka terkadang terlihat pelit, lebih tepatnya hemat terhadap diri mereka sendiri dengan tidak membeli barang – barang yang tidak bermanfaat, namun sebaliknya mereka sangat antusias dan peduli dengan kegiatan sosial dan kemanusian.

Baca Juga: Kapan Waktunya Tutup Mulut

Hidup ini memanglah sebuah pilihan. Ada yang membuat pilihan yang tidak adil, ada juga yang membuat pilihan yang cerdas. Sering kali orang mengatakan:

“Bagi saya uang tidak penting, kesehatan nomor  satu.”
“Bagi saya uang tidak penting, kesehatan nomor satu”
“Biar miskin, asalkan keluarga harmonis.”
“Biar miskin, asalkan masuk surga.”

Anda bisa memilih menjadi miskin seperti Mahatma Gandhi atau Mother Theresa, asalkna itu bisa menginspirasi banyak orang untuk maju dan berbuat baik. Dalam bukunya The Millionaire Mind Thomas J. Stanley, Ph.D menulis berdasarkan survei yang dilakukannya selama dua puluh tahun. Ia mendapati beberapa fakta sangat mengejutkan yang menjelaskan hubungan antara pernikahan dan kekayaan.

92% jutawan di Amerika adalah pasangan yang menikah, setengah dari mereka telah menikah selama 28 tahun atau lebih dan seperempat dari mereka telah menikah selama 38 tahun atau lebih. Ini membuktikan bahwa menjadi kaya dan memiliki keluarga yang harmonis adalah hal yang sangat mungkin. Orang miskin membuat pilihan memakai “atau”, antara tidak enak” atau “yang lebih tidak enak” [Puput]

Sumber: Financial Revolution In Action

Tung Desem Waringin

Jika Anda ingin mengundang untuk acara In House Training ala Motivator Indonesia mengenai Motivasi atau untuk Karywana anda bisa klik In House Training atau hub langsung Phone/WA [Puput] 0811 344 0909