Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

3 Cara Pemberian Umpan Balik Yang Efektif

“When people talk, listen completely. Most people never listen.” – Ernest Hemingway.


Motivasi | Motivator | Motivator Indonesia | Public Speaking | Umpan Balik Dalam Komunikasi | Pembicara

Komunikasi merupakan suatu proses mengirimkan dan menerima informasi antara komunikator dan komunikan. Komunikasi dapat dilakukan secara verbal maupun nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi menggunakan kata-kata, baik secara lisan maupun tulisan. Komunikasi verbal juga bisa dilakukan secara online, misalnya dengan chatting di WhatsApp. Sementara itu, komunikasi nonverbal adalah berkomunikasi melalui ekspresi wajah, gestur tubuh, dan kontak mata.

Untuk mampu berkomunikasi dengan lancar dan efektif maka baik komunikator dan komunikan harus mendengarkan secara keseluruhan informasi yang disampaikan oleh lawan bicaranya sehingga proses pemberian dan penangkapan umpan balik mampu dilakukan dengan baik, serta dapat meminimalisir terjadinya miskomunikasi. Dikutip dari Kompas.com pemberikan umpan balik menjadi salah satu unsur terpenting dalam komunikasi karena hal tersebut mampu menjadi indikator keefektifan dan keberhasilan komunikasi. Lalu bagaimana cara membuat umpan balik yang efektif ?


Baca Juga : 5 Penyebab Timbulnya Rasa Gugup Saat Presentasi

Berikut adalah 3 cara pemberian umpan balik yang efektif :

1. Jujur dan Objektif

Dalam menyampaikan umpan balik saat berkomunikasi haruslah dilakukan secara jujur dan objektif karena penyampaian yang dilakukan dengan tidak jujur akan mempersulit komunikator dan komunikan mengubah hasil komunikasi menjadi tindakan nyata.

Untuk dapat meningkatkan kualitas umpan balik yang Anda berikan maka Anda dapat menyisipkan data atau hasil penelitian tertentu. Atau Anda juga dapat melakukan pendekatan kepada lawan bicara Anda.

2. Bersifat Evaluasi

Untuk memberikan umpan balik dengan efektif maka Anda dapat menyampaikan hal yang telah baik yang telah disampaikan oleh sang komunikator dan hal apa yang masih bisa ditingkatkan oleh beliau. Hal yang perlu Anda hindari adalah menjudge atau  menghakimi Seseorang hanya karena menganggap hal yang telah disampaikan oleh sang komunikator tak sejalan dengan yang Anda inginkan atau yang Anda ketahui.

3. Orientasi Kinerja Masa Depan

Untuk membuat umpan balik yang efektif maka penyampaian umpan balik dan penyelesaiannya harus berorientasi pada masa depan agar dapat memudahkan rencana kerja yang akan dirancang selanjutnya.

Mari gunakan 3 cara di atas agar proses komunikasi Anda dapat berjalan dengan baik dan efektif, serta terhindar dari risiko miskomunikasi.


Klik Disini : Bangkit dari kegagalan

Semoga Bermanfaat !

LinkedIn
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Get My Books

Best seller books
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x