Pages Menu
Categories Menu

Posted by on Nov 5, 2018 in Articles | 0 comments

Gaya Kememimpianan Jokowi

Motivator | Kamis 27 November bertempat di Gedung Patra Jasa, seminar era nawacita dalam relevansi kepemimpinan multidimensi dan sekalugus bedah buku kepemimpinan Jokoway di selenggarakan. Bedah buku dihadiri oleh tiga orang meteri dan beberapa tokoh Nasional.

Kesempatan besar bagi saya untuk menggali, beberapa poin yang menarik mengenai sosok orang nomor satu di Indonesia. Dalam perbincangan tersebut, saya menarik ada tiga hal penting dalam dalam gaya pemimpinan Jokowi :

1.Visi besar

Visi besar di tandai dengan ambisi yang besar, serta kerja besar yang nyata adalah ciri khas dari sosok ini. Dalam 2 tahun kepemipinan beliau tercatat 52 ruas jalan tol baru dibangun, 19 jalur rel kereta api, 17 bandara dan 13 pelabuhan baru dikembangkan.

Sebuah langkah maju, untuk membangun infrastruktur di Indonesia yang terdiri atas ribuan pulan ini.

2.Berani

Visi besar tanpa adanya keberanian mengakibatkan minim hasil. Keberanian untuk mengeksekusi apa yang sudah ditetapkan adalah hal penting dalam kepemimpinan. Contoh nyata adalah penetapan harga BBM (bahan bakar minyak) yang di canangkan untuk harus menjadi sama diseluruh Indonesia, walaupun untuk mewujudkan hal itu, pertamina akan melakukan subsidi lebih dari Rp 800 Miliar pertahun

Melakukan hal yang tidak popular membutuhkan keberania ekstra karena anda akan menantang arus status qou

3. Berhati besar

Pemimpin besar akan memiliki hati dan jiwa besar. Jiwa besar ditandai dengan kemauan yang melupakan ego pribadi untuk urusan dan kepentingan yang lebih besar. Kisah yang di sampaikan oleh salah seorang narasumber, mengenai jiwa besar Jokowi saat suatu waktu beliau bersama Jokowi berjumpa dengan seorang politisi yang selalu mengkritik kebijakan Jokowi diberbagai media.

Karena kesal dan marah, si narasumber berusaha untuk menghindar dari sang politisi tersebut. akan tetapi, Jokowi malah menghampiri dan berbincang akrab dengan tokoh itu, raut wajah menjadi mereka dan salting dialami oleh si politisi.

Dan kemudia, Jokowi memberikan nasehat kepada narasumber, “mas, berusahalah untuk menerima semua orang dan baik dengan mereka.”

Inilah oleh-oleh dari seminar era nawacita dalam relevansi kepemimpinan multidimensi

 

Training Sales | Training Motivasi

Demikian dari saya Ongky Hojanto
Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan
Penulis buku best seller Public Speaking Mastery

 

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *