Pages Menu
Categories Menu

Posted by on Mar 10, 2019 in Articles | 0 comments

Workshop Effective Communication

” If you want to be a leader you had better be able to communicated” Paul Argenti PhD Motivator

PT Bogasari mengundang saya untuk mengisi workshop selama dua dengan tema besar Effective Communication. Sebuah tujuan besar dialaskan sebagai dasar diadakannya workshop tersebut, yakni para supervisor memiliki kemampuan untuk mengirimkan pesan secara efektif kepada tim kerjanya.

Saya memulai misi ini dengan membawa peserta kepada tujuan dari komunikasi yakni :

1. Mendapatkan tanggapan dari apa yang Anda maksudkan dan inginkan, tidak hanya sekedar apa yang Anda katakan.

Terkadang orang mendapatkan tanggapan dari kawan bicara mereka berdasarkan apa yang di katakan dan bukannya apa yang di maksudkan. Hal inilah yang sering menjadi sumber masalah dalam komunikasi

2. Memperbanyak solusi dari sebuah masalah

Seorang komunikator yang baik akan membawa kawan bicaranya menemukan solusi atas masalah yang sementara di hadapi. Hal ini biasanya di gunakan untuk sesi coaching.

Setelah sesi tersebut, saya membahas 3M yang menjadi prinsip utama dalam sebuah komunikasi :

1. Mengerti orang lain

Komunikator harus mengerti communication channel yang di gunakan oleh kawan bicara, apakah visual, auditory atau kinesthetics. Ada tiga indikator yang akan membantu mengetahui communication channel dari kawan bicara anda. Pertama, amati penampilan kawan bicara. Orang visual umumnya akan berpenampilan rapih dan enak di lihat. Hal ini berbeda dengan orang kinestetik. Kedua, dengarkan predikat yang mereka gunakan. Visual akan menggunakan predikat seperti : melihat, sudut pandang, jelas. Auditory, akan menggunakan predikat seperti : Bombastis, booming, kedengarannya. Dan Kinestetik akan menggunakan predikat : rasa, kuat, kokoh.

2. Mengirimkan pesan

Kemampuan mengirimkan pesan adalah poin kedua yang saya bahas dalam workshop tersebut. Peserta mempraktekan beberapa teknik komunikasi yang menghipnotis termasuk teknik menggali deep structure dalam sebuah kalimat

3. Menarima umpan balik

Dan poin terakhir saya Motivator bagikan cara membaca bahasa tubuh untuk mendapatkan informasi yang akurat dari kawan bicara mereka.

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *