Pages Menu
Categories Menu

Posted by on Mar 2, 2020 in Articles | 0 comments

Cara Hilangkan Kepanikan Saat Presentasi

“Orang panik, jalan pikirannya pendek” Ongky Hojanto

Motivator | Pembicara | Coach | Pengumuman Presiden Joko Widodo mengumumkan mengenai kasus virus corona pertama di Indonesia, Senin 2 Maret 2020, membuat kepanikan masyarat Indonesia. Hal ini di tendai dengan tindakan panic buying yang menyebabkan lenyapnya beberapa barang kebutuhan pokok di swalayan.

Kepanikan, terkadang membuat orang bertindak irrational, sehingga melakukan hal di luar nalar atau kewajaran. Hal yang sama juga terjadi saat anda membawakan presentasi atau public speaking. Lakukan tiga hal ini, untuk menenangkan diri anda dari kepanikan :

Baca Juga : Tahukan anda cara membuat persiapan dalam presentasi ?

1. Tarik Napas

Cobalah untuk menarik napas yang panjang dan hembuskan perlahan-lahan, lakukan beberapa kali sehingga anda dapat merasa lebih tenang.

2. Self Talk

Sampaikan kediri sendiri untuk tetap tenang, katakanlah “Ongky, tenang, santai, take it easy. ” Ucapkanlah beberapa kali untuk membuat diri anda menyaman dan hindari untuk menyerah. Kata-kata akan merangsang cara kerja pikiran anda. Hentikan kata-kata yang mengintimidasi diri anda, seperti :

“mati aku”

“aduh”

“lupa”

“ngak bisa”

“gimana, nih” Ini akan membuat kepanikan anda bertambah.

3. Senyum

Cobalah tersenyum karena hal ini akan menurunkan tingkat stress anda menurut sebuah riset di University of Kansas. Ini di karenakansenyum akan mengaktifkan pelepasan neuropeptida – yaitu molekul kecil yang menjadi perantara antar-sel saraf agar bisa berkomunikasi untuk menghilangkan stres.

Tidak hanya stres, neuropeptida juga menjadi jembatan emosi dan perasaan yang kita rasakan. Lewat semua neuropeptida tersebut, semua organ tubuh akan tahu jika terjadi perubahan suasana hati, entah itu sedih, marah, atau bersemangat. Kemudian, seiring dengan senyuman, hormon dopamin, serotonin, serta endorfin  yang disebut sebagai hormon bahagia juga dilepaskan. Pelepasan ini mengakibatkan denyut jantung menurun, tubuh menjadi rileks, dan menurunkan tekanan darah.

Demikian dari saya Ongky Hojanto
Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan
Penulis buku best seller Public Speaking Mastery

“Jika anda merasa bahwa Meningkatkan kemampuan Presentasi adalah sebuah keharusan, maka silahkan klik http://publicSpeakingacademy.co.id/workshop

 

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *