Lompat ke konten utama

Ongky Hojanto – Motivator, Pembicara, Coach, Motivator Indonesia, Public Speaking, NLP,

Posted on Jul 7, 2026 | 0 comments

5 Tips Membuat Karyawan Lebih Berani Menyampaikan Pendapat

Motivator Indonesia | Public Speaking Indonesia | Motivator

“Leadership is not about being in charge. It is about taking care of those in your charge.”— Simon Sinek

Karyawan yang berani menyampaikan pendapat dapat menjadi aset penting bagi perusahaan. Mereka tidak hanya membantu menemukan masalah lebih cepat, tetapi juga dapat menghadirkan ide, kritik, dan solusi yang mungkin tidak terlihat oleh pemimpin. Namun, keberanian untuk berbicara tidak muncul begitu saja. Pemimpin perlu menciptakan lingkungan yang membuat karyawan merasa aman untuk menyampaikan apa yang mereka pikirkan.

1. Dengarkan Tanpa Langsung Menghakimi
Ketika karyawan menyampaikan pendapat, hindari langsung menyela, membantah, atau menunjukkan ekspresi negatif. Dengarkan sampai selesai agar mereka merasa bahwa suaranya benar-benar dihargai.

2. Ajukan Pertanyaan yang Membuka Ruang Diskusi
Jangan hanya bertanya, “Ada yang mau ditambahkan?” Cobalah pertanyaan yang lebih spesifik seperti, “Menurut kamu, apa yang bisa kita perbaiki?” Pertanyaan yang tepat membuat karyawan lebih mudah mengutarakan pemikirannya.

3. Hargai Pendapat, Meskipun Tidak Digunakan
Tidak semua ide harus diterapkan. Namun, setiap pendapat tetap perlu dihargai. Jelaskan alasan ketika sebuah ide belum bisa digunakan agar karyawan tidak merasa percuma untuk berbicara.

4. Berikan Kesempatan Bicara Secara Merata
Dalam sebuah tim, biasanya ada orang yang lebih dominan dan ada yang cenderung diam. Pemimpin perlu memastikan setiap anggota mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan.

5. Tunjukkan Bahwa Berbicara Tidak Membawa Risiko
Karyawan akan memilih diam jika kritik dan pendapat justru membuat mereka dipermalukan atau dianggap sebagai pembangkang. Bangun budaya kerja yang menunjukkan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari proses untuk berkembang.

Karyawan yang diam belum tentu tidak memiliki ide. Bisa jadi, mereka hanya belum merasa cukup aman untuk menyampaikannya. Karena itu, tugas seorang pemimpin bukan sekadar meminta tim untuk berbicara, tetapi menciptakan lingkungan yang membuat mereka berani melakukannya.

Sumber: Razzetti, G .5 Leadership Facilitation Skills That Encourage Employees to Speak Up. Diakses pada 07 Juli 2026.https://trainingindustry.com/articles/leadership/5-leadership-facilitation-skills-that-encourage-employees-to-speak-up//ongkyhojanto.com/ atau untuk menanyakan mengenai Training Motivation Mastery atau Training Public Speaking silahkan hubungi Ms. Fujji 0812-7194-0909.

Best Regards,
Admin – Fujji Kurnia Suci

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Silahkan berikan komentar Andax
()
x