Pages Menu
Categories Menu

Posted by on Jun 7, 2019 in Articles | 0 comments

Kenali Audiens Anda dalam Public Speaking

“Ngak nyambung” kata yang tepat untuk menggambarkan situasi dimana Pembicara / Motivator sibuk sendiri dengan materi bahasannya dan disisi lain, audiens sibuk berusaha menangkap maksud dari perkataan sang pembicara.

Kata-kata yang sulit dimengerti, humor yang tidak dapat dipahami atau penjelasan yang membuat audiens bingung karena contoh yang diberikan sulit dipahami. Hal ini menjadi tanda bahwa kurangnya pemahaman dari pembicara terhadap audiens yang hadir mengikuti presentasinya.

Dalam Public Speaking keakraban adalah salah satu kunci kesuksesan anda. Keakraban akan dapat anda ciptakan sebagai seorang pembicara jika anda mengetahui profile dari audiens anda. Dan untuk mengetahui profile dari audiens anda, maka “survey” awal harus anda lakukan agar bisa nyambung dengan audiens.

Untuk seminar umum dimana target audiensnya adalah masyarakat umum dengan latarbelakang yang lebih kompleks, maka hal-hal seperti ini yang harus anda ketahui diawal :

A. Budaya setempat

Mengetahui budaya dari masyarakat setempat akan membuat anda lebih mudah untuk membangun kaaraban dengan perserta anda.

Termasuk kata-kata yang harus anda hindari karena konotasinya negative, walaupun didaerah yang lain arti dari kata tersebut bisa saja positif. Contoh :

Kata seno, didaerah Jawa ini bisa berarti nama seseorang tapi di Sulawesi Utara ini dapat diartikan GILA.

Kata Kereh, di Sulawesi Utara ini adalah marga yang di junjung tinggi, sementara di daerah Jawa ini bisa diartikan miskin.

Selain itu juga, kuasainya situasi lokal yang sedang berkembang dimasyarakat kota tersebut. Caranya dengan membaca beberapa koran lokal sebelum acara berlangsung, sehingga anda dapat memberikan empati jika anda musibah yang terjadi didaerah tersebut atau anda juga dapat mengucapkan selamat karena HUT dari Provinsi atau Kota setempat

Untuk In House Training atau seminar yang diselenggarakan sebuah perusahan yang sifatnya internal, anda juga harus mengetahui beberapa hal-hal ini (sifatnya mayoritas) :

A. Posisi / Jabatan

Teknik dan gaya presentasi untuk audien yang mayoritas adalah sales akan berbeda dengan audiens yang mayoritas adalah staf back office. Anda akan dapati orang sales akan lebih mudah untuk anda ajak guyong dan mereka akan lebih spontan memberikan respon. Berbanding terbalik dengan orang back office yang sehari-hari pembawaanya lebih serius.

B. Tingkat pendidikan

Tingkat pendidikan menentukan gaya bahasa yang anda gunakan. Gaya bahasa yang anda gunakan menentukan tingkat pengertian dari audiens anda terhadap materi presentasi yang anda sampaikan.

Pastikan anda mengetahui tinggkan pendidikan dari audiens anda sebelum acara dimulai, sehingga gaya bahasa dan contoh-contoh yang anda berikan akan lebih mudah untuk mereka pahami.

C. Usia

Mengetahui usia rata-rata dari audiens anda juga penting. Hal ini berhubungan dengan game, illustrasi dan kata-kata yang akan anda gunakan. Bahasa alay, akan sulit masuk kepada audiens yang moyoritas 40an tahun akan tetapi akan ditanggapi segara jika audiensnya mayoritas 20an tahun.

D. Jenis kelamin

Humor yang sedikit berbau porno mungkin akan effektif jika audiensnya mayoritas pria dan sebaliknya humor ini akan “anti klimaks” jika yang hadir adalah wanita.

Semoga bermanfaat !!

 

Demikian dari saya Ongky Hojanto

Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan

Penulis buku best seller Public Speaking Mastery

Mau tingkatkan kemampuan public speaking anda ? Klik www.publicspeakingacademy.co.id

Dan anda bisa konsultasi workshop public speaking ke :

Ms Eli 08113440909 /Ms Tya 08113490909

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *