Pages Menu
Categories Menu

Motivator Dan Praktek NLP|Motivator Handal

Menjadi Motivator Handal apakah perlu mempelajari NLP? Bagi Anda yang ingin merambah dunia Motivator Indonesia suatu aspek yang sangat penting adalah mempelajari NLP (Neuro Linguistik Program). Banyak  Motivator tidak menguasai hal ini. kenapa begitu penting? Sebab jika Anda ingin menjadi Motivator yang berhasil, banyak hal-hal baru yang akan Anda dapatkan dalam manusia terutama dalam mempelajari kerja memori Otak yang berhubungan dengan motivasi.

NLP untuk motivasi sebenarnya masih baru di praktekkan. Kedua bidang ini dulunya berbeda. Akan tetapi, Ongky Hojanto bisa mengkombinasikan keduanya dalam praktek motivasi yang banyak membuahkan hasil. Pendekatan secara specifik dengan melihat “kebutuhan” utama sangat membantu untuk memotivasi.

sangat menarik, sebab ternyata otak manusia punya keunikan yang tidak bisa di motivasi secara general atau melakukan pendekatan umum yang biasa di lakukan motivator-motivator lainnya di Indonesia. Kekuatan observasi mempunyai tugas yang sangat penting dalam me-motivasi seseorang. jika kita salah memotivasi, maka Anda akan gagal dalam coaching atau me-motivasi kllien Anda.

NLP dimulai sejak tahun 1971 ,saat itu Richard Bandler,John Grinder dan Frank Pucelik menginisiasi ilmu ini dengan mempelajari ahli psikologi terkenal saat itu yang mengobservasi klien melalui mimik dan respon yang unik pada saat itu, disebabkan belum ada orang yang mempelajari aspek yang dikenal dengan Meta.

Motivasi melalui pendekatan observasi NLP, bukan hanya membuat Anda menjadi motivator yang profesional, akan tetapi membuat Anda menjadi motivator yang mengingat setiap client dengan segala ke-khasan-nya. sebab menjadi motivator bukan nya berdiri di depan dan melakukan motivasi, akan tetapi menjadi “Perawat” yang merawat setiap kebutuhan dari manusia yang begitu komplex.

Manusia adalah suatu universe yang harus di jelajahi dan dalam setiap universe terdapat planet-planet yang unik“. –F Pucelik– Motivator yang baik sangat bergantung pada pengetahuannya untuk mengetahui kebutuhan client.Jika anda hanya menjadi motivator yang memotivasi secara “umum”, Anda tidak akan kemana-mana. Tujuan Anda tidak akan tercapai,”Anda hanya akan menabrak tembok“. lanjut frank. Untuk menjadi Motivator Handal klik disini